Ketika udara jadi teman bicara. Dan indahnya bulan purnama tak lagi kita lihat Dari sudut yang sama
Barangkali memang itulah yang terbaik bagi kita
Meski perih
Meski sepi
Sebab apa-apa yang baik menurut kita Tak selamanya baik menurut Tuhan
Begitu sebaliknya
Ia yang maha tahu dan kita bodoh
Jadi tersenyumlah, Resapi segala keromantisan-Nya
Dan menjelmalah kita menjadi apa yang disebut Muhammad Iqbal 'Tuhan Kecil'
Agar ketika Ia mengambil keputusan Ia akan 'mendiskusikannya' terlebih dahulu dengan kita